kursus webmaster di jakarta

Mengoptimalkan SEO Kata Kunci Pencarian Untuk Visitor

Kata Kunci tetap yang utama. Adakah teman-teman yang setuju dengan pernyataan ini ? Lalu bagaimana dengan Pencarian Kata Kunci?

Artinya apa, sih?

Sebelum itu, kita coba membayangkan sekarang ini sedang memerlukan sebuah laptop baru, Tetapi Kita masih bingung dan mungkin bimbang, entah itu dari spesifikasi atau harga yang sesuai dengan budget dan kebutuhan yang akan kita pakai.

Sebab itu, Kita melakukan pencarian atau browsing di internet kedalam pencari baik Google, yahoo maupun bing dengan mengetikkan keyword pencariannya seperti,‘Laptop Gaming’.

Lalu apa yang akan kita dapatkan hasilnya ?

Hasilnya pasti kita akan diberikan oleh beberapa jenis laptop yang dijual di toko online (market place) ternama (Lazada, BukaLapak, TokoPedia, JD.id, dan lain-lain.) dan beberapa website lainnya.

Mengapa bisa seperti itu?

Mengoptimalkan SEO Kata Kunci Pencarian

kursus seo website desain grafis terbaik di jakarta

Google dengan membaca dan merespon cepat ketika mengetik ‘Laptop Gaming‘ dan menekan tombol Enter, maka pada saat itu kita sedang memerlukan sebuah perangkat laptop untuk kebutuhan gaming.

Kata membutuhkan juga dapat diartikan bahwa Kita sedang ingin membeli sebuah laptop dengan keperluan game.

Karena itu, mbah Google akan memberikan konten pada halaman pencarian pertama dengan beberapa toko online yang memang menyediakan perangkat laptop gaming tersebut.

Inilah yang dinamakan keyword search intent, yaitu Google akan membaca dari maksud serta tujuan seorang pengguna/pencari dari keyword dan mengarahkannya ke halaman yang google rekomendasikan.

Keyword Search Intent Mampu untuk Membuat Traffic Zonk ?

Sering kali melakukan browsing di internet, tetapi memang sebagian besar dari kita-kita tidak mengetahui apa sih yang dimaksud dengan “keyword search intent” atau yang dalam bahasa Indonesia adalah “kata kunci dengan maksud dan tujuan pencarian”.

Keyword Search Intent

kursus digital marketing jakarta

Postingan mengenai spesifikasi atau bahkan tips untuk membeli laptop gaming kemungkinan baru akan terlihat ada di beberapa halaman pencarian Google berikutnya (bukan berada di page one/ pejawan).

Naah, apakah artinya kita yang membuat postingan dengan menggunakan target keyword yang sama dengan website lainnya seperti itu akan terasa sulit untuk mendapatkan traffic atau kunjungan ?

Hampir pasti iya, kalau memang pertanyaannya seperti itu.

Ketika postingan kita baru muncul pada halaman 5 besar pencarian, maka akan dapat kemungkinan besar terasa sangat sulit untuk mendapatkan kunjungan.

Logikanya, apa mungkin orang-orang yang menggunakan mesin pencari Google akan hingga berhalaman-halaman? Sangat sulit.

Kalau terjadi seperti itu, bagaimana website akan mendapat kunjungan ??.

Solusi dalam hal seperti ini adalah pilihlah dengan keyword-keyword lainnya. Itu bisa menjadi pilihan terbaiknya apabila menginginkan traffic dari mesin pencari.

Hasil pencarian akan berbeda lagi apabila kita membuat target kata kunci ‘Tips Membeli Laptop Gaming’, maka postingan dari blog atau website Kita kemungkinan dapat berada di halaman pertama.

Ini adalah salah satu teknik pakar seo di jakarta bagaimana mengoptimalkan Keyword Search Intent.

Menghindari Jenis Keyword Seperti Ini Agar Traffic Terus Berdatangan

Mungkin beberapa dari Kita sudah bisa memahami bahwa ada baiknya untuk menghindari penggunaan kata ‘Jual’ atau ‘Beli’ dalam sebuah kata kunci.

Dikarenakan seperti itu tadi, bahwa Google akan membaca bahwa seorang pengguna internet yang mengetikan kata jual atau beli, pasti sedang memerlukan atau sedang menginginkan menjual sebuah produk.

Selain itu, untuk mampu meningkatkan traffic sebuah blog atau website, ada kata kunci yang sebaiknya kita hindari, yaitu NAVIGASI (Navigational).

Mudahnya, keyword jenis Navigasi ini adalah keyword untuk mengarahkan pada sesuatu.

Saya uraikan agar lebih mudah untuk memahami.

Apabila saya sudah membuat sebuah blog mengenai informasi kursus seo, dan saya menginginkan menembak kata kunci atau keyword mengenai kursus seo terbaik di jakarta. Sebut brand saja ya keywordnya, ‘kursus seo Dumet School’.

Saya menggunakan kata kunci atau keyword tersebut karena menurut saya sangat memiliki volume yang cukup besar sehingga prediksi saya adalah akan banyak yang mengunjungi blog dengan artikel yang saya buat.

Tapi setelah postingan tersebut saya publish, apakah yang akan terjadi? ZONK atau ???.

Traffic atau kunjungan akan sangat sedikit sekali walaupun sudah beberapa minggu sudah dipublish, dan sudah berada di pejawan.

Dan penyebab terbesarnya adalah postingan atau artikel yang saya buat akan kalah jauh dibanding dengan website resmi milik Dumet School tersebut.

Inilah yang disebut oleh pakar seo dengan keyword navigasi.

Artinya, kata kunci tersebut akan mengarahkan pada website resmi perusahaan.

Yang mana, seseorang melakukan searching ‘kursus seo terbaik di jakarta Dumet School’, maka orang akan lebih tertuju untuk memilih dan mendatangi website resminya daripada blog atau artikel lain.

Contoh lain adalah dengan keyword login ke twitter.

Ketika browsing di mesin pencari, maka yang muncul di halaman pertama paling atas adalah website twitter.

Dengan kata lain, orang yang mencari dengan keyword tersebut akan menggunakan Google hanya untuk lewat saja.

Dengan begitu apabila kita menggunakan keyword tersebut, maka hampir pasti traffic akan sangat sedikit.

Bagaimana Menembak Keyword Terbaik untuk Search Intent?

Yang paling utama adalah informasi.

Artikel dengan keyword yang memberikan detail informasi cenderung lebih mungkin untuk dilakukan.

Contoh lanjutnya adalah ‘kursus seo Dumet School’. Kalau keyword tersebut diubah menjadi ‘kursus seo terbaik di jakarta Dumet School’, maka akan terasa lain hasilcpencariannya.

Website Anda mungkin akan sedikit dilirik oleh Google dan dimasukkan ke halaman pertama.

Namun yang perlu sedikit catatan adalah, saat ini Google juga telah memiliki quick answer box.

Lihat gambar di bawah ini:
keyword search intent quick answer google

Google quick answer box

Dengan penampilan seperti itu ternyata dapat memiliki dampak untuk membuat traffic rendah. Kenapa?

Ya….. karena seseorang yang sedang mencari keyword tersebut tidak merasa perlu repot-repot lagi untuk mengklik artikel atau websitenya.

Lain lagi bila kita memang menjual produk atau jasa, maka sebaiknya menggunakan keyword transactional.

Namun perlu juga untuk diingat, persaingan di sini juga terasa sangat berat.

Contohnya adalah ‘jual sepatu nike original’, ‘jual batik online’, dan sejenisnya.

Jika kita sudah berupaya untuk menaikkan traffic dengan menggunakan iklan (AdWords atau Facebook), belum tentu suatu saat apabila kita telah berhenti untuk beriklan maka traffic masih akan tetap tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *